ENAM Hal yang Saya Pelajari dari Petani tentang Mengejar Target (2)

 
Posted by admin on 26th Jan, 2012

JamesGwee.net – Dalam tulisan sebelumnya kita telah belajar filosofi dari Pak Tani tentang perencanaan, maintain, dan kesabaran. Ternyata pelajaran tidak harus datang dari bidang yang sama. Anda bisa belajar dari industri lain yang sama sekali tidak berhubungan dengan bisnis Anda. Bank bisa belajar dari hipermarket tentang mengatur antrian pelanggan, resto bisa mencontoh pabrik dalam mengatur flow pengantaran makanan ke customer, dan masih banyak lagi.

Selanjutnya mari kita lihat 3 filosofi lain yang dapat Anda tarik dari Pak Tani.

SEEK THE RIGHT WAY. Kebanyakan petani belajar bercocok tanam dari senior-senior mereka yang telah berhasil. Saya meragukan apabila petani bercocok tanam hanya dengan trial and error. Ada banyak waktu dan tenaga yang akan habis di situ. Minta seseorang yang sudah berhasil melakukan – apapun yang Anda ingin lakukan – untuk mengajar, menjelaskan, dan menunjukkan pada Anda cara melakukannya. Tentu akan lebih baik apabila ada benefit yang Anda juga berikan kepadanya.

PREPARE FOR THE WORST. Ketika Anda telah melakukan semua hal di atas namun masih belum berhasil juga. Realitas kehidupan terkadang memang tidak seindah wacana. Perubahan cuaca, serangan hama, penyakit, ada saja yang mengganggu. Mengapa demikian? Itulah The Law of Farming. Itu sebabnya ketika masa “panenan” sedang baik, Anda tetap harus memikirkan masa-masa susah yang mungkin akan tiba. Jaga terus hubungan baik dengan customer Anda. Jangan remehkan complaint customer. Bereskan masalah-masalah “klasik” yang terus timbul.

CUT LOSS & MOVE ON. Terkadang Pak Tani kehilangan seluruh hasil panenan karena penyakit. Mereka memutuskan untuk menebas semua dan membakarnya. He cut his loss. Why? Karena sangatlah wasting time and energy untuk menumbuhkan tanaman berpenyakit. Faktanya jika diteruskan, maka kesuburan tanah di bawahnya juga bisa terganggu. Jadi, terkadang kita harus belajar untuk cut our loses. Meskipun kita sudah habiskan banyak waktu untuk seorang prospect, ternyata dia membeli dari orang lain. Ketika ini terjadi, lebih baik untuk cut loss. Forget about it and move on! Memikirkan customer yang sudah tak ada harapan hanya akan membuang energy Anda. Selalu akan ada customer lain untuk Anda approach.
 

Saya yakin beberapa dari Anda telah berjuang keras melewati masa-masa sulit mengejar target sales. Let’s share your experience with other on the comment box below. So that we can learn and strengthen each other.


01
Comment
  • Johny Alphonso on February 2, 2012

    Saya rasa topik ini,sangat menarik untuk disimak,disini kita temukan pembelajaran dan filosofi yang dapat kita petik,terutama bagi kita yang bergerak dibidang Sales…Sukses Selalu..!

     Reply

Reply Comment



Twitter

LATEST BLOG COMMENT

  • wilbert..situmeang:
    "Sebagai marketer....kemampuan mengompori harus diasah, agar pelanggan segera take action."

  • benaya:
    "james gwee ur my master of marketing.thx"

  • admin:
    "Bu Susianah, Kelas Silver akan mendapat Handout Materi, Sertifikat Seminar, dan Lunch. Tentunya akan ada hardcopy Handout Materi Seminar. Kami menanti tim Daikin untuk dapat bergabung dalam seminar y"

  • OTHER PRODUCTS

    Positive Business Ideas For Personal & Professional Success
    Positive Business Ideas For Personal & Professional Success Price : Rp. 40000,- Contains 1. Change Result and Action 2. Leaders...
    more

    Positive Business Ideas For Champion Sales - Part 1
    Positive Business Ideas For Champion Sales - Part 1 Price : Rp. 40000,- Sales People MUST listen to this Contains 1. Selling...
    more