
Source Pic: Aboveandbeyondkm
JamesGwee.net – SAYA telah mengamati ribuan sales people berjualan produk selama bertahun-tahun. Beberapa di antaranya benar-benar hebat, sangat percaya diri dan gigih. Adajuga yang pendekatannya halus dan memiliki product knowledge sangat baik. Namun menurut saya semua belum cukup. Kebanyakan sales people tidak tahu kapan saatnya berhenti bicara. Terkadang saya harus interupsi mereka, “Shut up and close the deal!”
Mata dan bahasa tubuh customer sudah berkata ‘Saya mau beli.’ Namun saking banyak bicaranya, sales people seringkali tidak mengenali buying signal ini. Dan apabila kebablasan, kesempatan closing akan hilang di depan mata karena mood customer sudah berubah.
Jadi, apa saja prinsip rahasia yang harus Anda ketahui sebelum closing?
Prinsip 1. “Jika tidak yakin mengenai perasaannya, maka customer cenderung akan menjawab ‘Tidak’”
Ketika merasa tidak yakin, sebenarnya customer sedang mencari tambahan jaminan atau semacam soft push dari sales people untuk membantunya membuat keputusan. Apabila sales people gagal untuk mendeteksi hal ini, maka customer akan merasa ragu dan berkata ‘Tidak’, atau ‘Saya pikir-pikir dulu’, dan kesempatan akan hilang.
Prinsip 2. “Kebanyakan customer yang telah memutuskan untuk membeli tidak akan eksplisit mengatakan ‘OK saya akan beli!’”
Meskipun hati mereka sudah mengatakan ‘OK saya akan beli’, mulut mereka tidak akan berkata apa-apa. Untuk itu, jangan buang-buang waktu menunggu kalimat tersebut keluar dari mulut mereka. Sebaliknya, perhatikan mata dan bahasa tubuh customer. Apabila sudah menunjukkan buying signal yang positif, maka segeralah lakukan closing sehingga Anda akan terhindar dari resistensi customer.
Jadi mulai sekarang, perhatikanlah apabila customer Anda terlihat:
maka bisa jadi closing sudah di depan mata.
Latihlah kemampuan Anda membaca tatapan mata dan bahasa tubuh customer. Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang buying signal, Anda dapat mengakses artikel di www.SeminarSeumurHidup.com. Tiba-tiba Anda akan sadar bahwa secara otomatis Anda mulai bisa “membaca orang”. Karena dibanding lidah, terkadang bahasa tubuh seseorang sepuluh kali lebih sulit untuk bisa berkata bohong.
Have a fantastic day!