JamesGwee.net – Sering kita kuatir untuk menganalisa suatu masalah karena takut tidak bisa memecahkannya. Kita menjadi hebat dalam berargumen betapa tidakberdayanya kita membereskan masalah tersebut. Memikirkannya pun malas jadinya. Waktu tidak cukup, pekerjaan sibuk, kejar target, urus anak, dan segudang alasan lainnya akan kita keluarkan. Walaupun di balik itu masih sempat nonton TV berjam-jam, lunch break lebih dari 1 jam, dan gosip tidak pernah absen.
1001 alasan semacam ini “mungkin” menjadi tameng yang baik bagi seseorang untuk berlindung, namun merupakan kebiasaan yang buruk bagi suatu perusahaan. Karena hampir pasti dalam suatu perusahaan sebenarnya tersedia resources yang dapat dipergunakan untuk memecahkan problem – entah itu dana, manpower, keahlian, rekanan, dan lainnya - kalau memang masalah ini cukup bernilai untuk dipecahkan perusahaan.
Buat diri Anda dan tim untuk berani menemukan masalah tanpa terlalu memusingkan kemampuan memecahkannya. List semuanya, prioritaskan mana yang lebih penting, lalu temukan resources dalam organisasi Anda untuk menyelesaikannya.
Hanya karena Anda tidak tahu pemecahannya, bukan berarti masalah akan berkurang dengan sendirinya. Berhati-hatilah, apabila Anda tidak menjadi problem solver, jangan-jangan Anda lah problemnya.
Mantap & very inspiring.ering sekali kita meremehkan hal2 kecil sehingga menjadi big problem.
it’s realy2 good inspiration..