Sales Manager Lessons from Golf

 
Posted by admin on 1st May, 2012

JamesGwee.net – Dalam urusan golf, Tiger Woods termasuk orang yang sangat positif. Atlit yang pernah meraih predikat atlit terkaya ini hanya fokus pada hal-hal yang bisa dikerjakannya. Woods tidak membiarkan dirinya down ketika penampilannya sedang tidak baik atau keberuntungan sedang berbalik arah. Di usianya yang relatif muda, 35 tahun, dia dibayar 75 juta US Dollar per tahun.

Terlepas dari skandal yang kemudian menjatuhkannya, paling tidak ada beberapa hal yang bisa Anda (para Sales Manager atau Supervisor) ambil pelajaran dari Woods dan golf untuk meningkatkan otot sales team kita.

1. Arahkan pukulan pada area yang dituju
Sales people yang sukses membangun sales pipeline setiap hari. Mereka lakukan paling tidak satu jam sehari menjangkau prospek baru. Satu jam yang difokuskan tanpa email, tanpa mengobrol yang tidak produktif, dan hanya fokus keluar memprospek calon pelanggan.

2. Pukulan tepat ke area fairway
Ketika sales people mendapatkan appointment dengan prospek, itulah saatnya mereka memiliki pukulan tepat pada area fairway (rumput pendek). Ingatkan bahwa pukulan tepat tidak selalu bisa didapat. Ikhlaskan dan coba lagi pada lubang berikutnya.

3. Short Game
Menelusuri proses penjualan sebenarnya mirip dengan short game. Ini merupakan bagian yang tersulit. Sales people perlu untuk menyusun strategi. Kurang mampu membaca maksud pelanggan atau memilih sasaran yang salah bisa sangat mengurangi skor (atau peluang penjualan).

Masing-masing sales people memiliki zona nyaman yang berbeda. Demikian juga pegolf, ada yang hebat sebagai pemukul jauh namun begitu sampai dekat pin menjadi tidak percaya diri. Beberapa sales people sangat baik dalam presentasi namun lemah di closing. Biarkan sales people Anda mengidentifikasi kelemahan mereka dan perbaiki bersama.

4. Putting (Menggulirkan bola di area green)
Semua bisa jadi sudah dipersiapkan dengan baik, namun pada detik terakhir bola lewat begitu saja. Apakah itu berarti sales kita pecundang? Tidak, terkadang proses pengambilan keputusan pelanggan berjalan begitu acak dan di luar kendali kita. Yang penting Anda tetap lakukan yang terbaik dan biarkan kesempatan yang terhilang itu pergi dari ingatan.

Golf adalah sebuah permainan. Praktek. Sama halnya dengan sales, bidang yang sudah kita tahu aturannya namun terkadang “bola” lewat begitu saja dan kita tidak mendapatkan penjualan. Pegolf legendaris Jack Nicklaus pernah mengatakan, “Fokuslah pada solusi, bukan keterbatasannya”. Itulah yang harus selalu kita tekankan pada sales people.

Pada akhirnya sales people perlu fokus pada proses yang telah mereka lakukan dengan benar, meningkatkan “drive”, “short game” dan “putting” dengan tepat. “Resolve never to quit, never to give up, no matter what the situation!” (Jack Nicklaus)

Now go and help your sales people close some business!


Reply Comment

LATEST BLOG COMMENT

  • Akhmad Sinclair:
    "Keren, makasih akan saya praktekan bos, semoga ilmunya yg dibagikan ini membuat saya semakin succes"

  • Johnc395:
    "I am so grateful for your blog article.Really thank you! Fantastic. febgekcebebk"

  • Umiabie:
    "Saya setuju pak, bahwa menerangkan sisi logis pada sebuah produk tidak cukup untuk penjualan yang efektif. diperlukan lebih dari itu. salah satunya teknik mengompori diatas. thanks atas penjelasannya "

  • OTHER PRODUCTS

    Positive Business Ideas For Personal & Professional Success
    Positive Business Ideas For Personal & Professional Success Price : Rp. 40000,- Contains 1. Change Result and Action 2. Leaders...
    more

    Positive Business Ideas For Champion Sales - Part 1
    Positive Business Ideas For Champion Sales - Part 1 Price : Rp. 40000,- Sales People MUST listen to this Contains 1. Selling...
    more